Meski demikian, DP2KBP3A Subang yakin target tersebut tidak hanya akan tercapai, tetapi juga berpeluang melampaui sasaran berkat dukungan program pelayanan KB yang masih akan berlangsung hingga penghujung tahun.

Menurut dr. Nadiyah, pada November 2026 mendatang, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan kembali memberikan hibah pelayanan KB berupa layanan MOP dan MOW dengan kuota masing-masing sebanyak 30 akseptor.
“Insyaallah target bisa tercapai bahkan melebihi. Selain program yang sedang berjalan, nanti pada bulan November akan ada hibah pelayanan KB dari Pemprov Jawa Barat untuk MOP dan MOW, masing-masing sebanyak 30 akseptor,” katanya.
Selain pelayanan MOW dan MOP, DP2KBP3A juga terus menggelar pelayanan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) yang dijadwalkan berlangsung dalam tujuh putaran mulai April hingga Oktober 2026. Hingga saat ini, tiga putaran pelayanan telah terlaksana.
DP2KBP3A Subang pun mengajak masyarakat memanfaatkan layanan KB gratis yang disediakan pemerintah. Tidak hanya perempuan, kaum pria juga diharapkan berperan aktif dalam menyukseskan program keluarga berencana melalui metode MOP.
“Selama ini peserta KB masih didominasi perempuan. Kami berharap masyarakat memanfaatkan layanan gratis ini dan semakin banyak kaum pria yang ikut ber-KB demi mewujudkan keluarga yang sehat dan berkualitas,” pungkas dr. Nadiyah. (**)












