“Kritik keras dari tribun utara untuk gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi. KDM dianggap mencari panggung dengan nama Persib Bandung,” tulis keterangan dalam unggahan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Dedi Mulyadi terkait aksi tersebut. Di media sosial, reaksi publik pun beragam. Sebagian menilai aksi tersebut sebagai bentuk kebebasan berekspresi suporter, sementara lainnya berharap hubungan antara tokoh publik dan komunitas Bobotoh tetap harmonis.
Di sisi lain, hasil imbang ini membuat Persib gagal mengamankan poin penuh di kandang. Meski sempat mendominasi jalannya pertandingan, lini serang Maung Bandung belum mampu menembus pertahanan solid Arema FC. Tim tamu juga beberapa kali memberikan ancaman melalui serangan balik cepat.
Skor 0-0 pun bertahan hingga akhir pertandingan, menutup laga yang berlangsung ketat sekaligus meninggalkan cerita di dalam dan luar lapangan. (**)












