SUBANG.pesanjabar.com – KKNM Kelompok 21 Universitas Subang menggelar Lokakarya I di GOR Desa Leles, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang, Selasa (28/07/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa (KKNM) Tahun 2026 dengan memaparkan hasil observasi lapangan, menyusun program kerja, serta menyerap aspirasi masyarakat guna mendukung pembangunan Desa Leles.
Lokakarya dihadiri Kepala Desa Leles Ade Kusyana, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Luki Natika, S.A.P., M.Si., perangkat desa, Ketua BPD, Ketua LPM, Ketua TP PKK, Ketua Karang Taruna, para Ketua RW dan RT, serta tokoh masyarakat Desa Leles.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, kemudian dilanjutkan sambutan dari Ketua Kelompok KKNM 21, Dosen Pembimbing Lapangan, dan Kepala Desa Leles.
Ketua Kelompok KKNM 21 Muh Fauzan Hakim Sudrajat menjelaskan bahwa Lokakarya I merupakan tahapan penting dalam pelaksanaan KKNM karena menjadi momentum penyampaian hasil identifikasi potensi, kebutuhan, dan permasalahan desa yang akan menjadi dasar penyusunan program kerja.
“Lokakarya I merupakan salah satu tahapan penting dalam pelaksanaan KKNM. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memaparkan hasil observasi lapangan sekaligus menyampaikan rancangan program kerja yang telah disusun berdasarkan potensi, kebutuhan, serta permasalahan yang ada di Desa Leles. Kami berharap program-program yang akan dilaksanakan nantinya dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung pembangunan desa secara berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan Luki Natika, S.A.P., M.Si., menyampaikan bahwa KKN merupakan sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.












