Program Saba Lembur Jadi Andalan Subang di Financial Literacy Award 2026

Program Saba Lembur mengantarkan Kabupaten Subang lolos tahap pertama Financial Literacy Award 2026. Di hadapan dewan juri OJK Jawa Barat, Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi memaparkan strategi membangun ekosistem keuangan inklusif untuk meningkatkan literasi keuangan sekaligus menekan praktik pinjaman ilegal di masyarakat.

BANDUNG.pesanjabar.com – Pemerintah Kabupaten Subang kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional melalui inovasi penguatan literasi keuangan masyarakat. Program Saba Lembur berhasil mengantarkan Kabupaten Subang lolos tahap pertama Financial Literacy Award 2026 kategori Pemerintah Daerah dengan Program Literasi Keuangan Terbaik.

Sebagai tindak lanjut dari proses penilaian, Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, S.IP., didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Subang H. Asep Nuroni, S.Sos., M.Si., memaparkan program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) di Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, Rabu (29/7/2026).

Dalam presentasinya di hadapan tiga orang dewan juri, Kang Rey menjelaskan bahwa Saba Lembur merupakan program kolaboratif antara Pemerintah Kabupaten Subang dan OJK Provinsi Jawa Barat yang bertujuan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya dalam mencegah masyarakat terjerat praktik pinjaman ilegal.

Menurutnya, persoalan pinjaman ilegal masih menjadi tantangan yang dihadapi masyarakat sehingga diperlukan pendekatan yang lebih dekat dengan warga.

“Tahun ke tahun permasalahan di bawah (masyarakat) adanya pinjaman ilegal yang dilakukan,” ujar Kang Rey.

Program Saba Lembur sendiri merupakan bagian dari Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Subang yang terintegrasi dengan program Saba Desa, inovasi pelayanan langsung kepada masyarakat yang digagas Kang Rey sejak awal menjabat sebagai Bupati Subang.

Hingga saat ini, program tersebut telah dilaksanakan di 30 desa yang tersebar di enam kecamatan, yakni Kecamatan Dawuan, Pagaden Barat, Ciasem, Tanjungsiang, Ciater, dan Jalancagak.

Laman: 1 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *