SUBANG.pesanjabar.com – Pemaparan capaian 100 hari kerja Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Subang yang dihadiri Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi, menjadi ruang penyampaian berbagai klaim progres kinerja lembaga tersebut. Namun di balik laporan tersebut, muncul sejumlah catatan kritis terkait efektivitas program dan jangkauannya di tingkat masyarakat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Subang, Dr. H. A. Sukandar, M.Ag menyampaikan bahwa dalam 100 hari pertama pihaknya telah memperkuat tata kelola kelembagaan serta meningkatkan penghimpunan dan penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Ia menegaskan bahwa zakat merupakan instrumen strategis dalam mendorong keadilan sosial.
Meski demikian, klaim tersebut dinilai belum sepenuhnya menjawab sejauh mana dampak konkret program terhadap pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sejumlah langkah yang dilakukan masih berada pada tahap penguatan fondasi, sehingga implementasinya di lapangan dinilai perlu pembuktian lebih lanjut.












