15 Balita Lolos Stunting Setelah Enam Bulan Pendampingan

kotabogor.go.id/PESANJABAR
Kolaborasi JCI Femme, China Chambers, dan Pemerintah Kota Bogor terus memperkuat langkah percepatan penurunan stunting.

Meski demikian, Jenal menegaskan bahwa program bantuan tersebut tidak berhenti sampai di sini. Pemerintah Kota Bogor akan terus melakukan intervensi penanganan stunting melalui berbagai program lanjutan karena masih terdapat sejumlah balita yang memerlukan pendampingan lebih lanjut.

Ia juga menjelaskan bahwa persoalan stunting tidak hanya berkaitan dengan asupan makanan dan gizi, tetapi dipengaruhi oleh banyak faktor lain, seperti pola pengasuhan, sanitasi lingkungan, akses air bersih, hingga kondisi tempat tinggal.

Karena itu, diperlukan evaluasi dan pendalaman lebih lanjut terhadap balita yang masih mengalami stunting, termasuk kemungkinan adanya faktor kesehatan atau penyakit bawaan yang memerlukan penanganan medis khusus.

Sementara itu, perwakilan JCI Femme, Istia Sofyania mengatakan bahwa 15 balita yang berhasil keluar dari kategori stunting tersebar di enam kelurahan di wilayah Kecamatan Bogor Timur.

Ia menambahkan, evaluasi program terus dilakukan untuk mengetahui efektivitas bantuan makanan tambahan yang telah diberikan serta menentukan bentuk intervensi lanjutan yang diperlukan.

Menurut Istia, seluruh upaya tersebut bertujuan mendukung program Zero Stunting sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak di Kota Bogor. (**)

Laman: 1 2

Source: kotabogor.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *