Sosial  

14 Tahun Jadi Juru Parkir, Sudrajat Berjuang Menghidupi Enam Anak

SAE/PESANJABAR
Sudrajat saat menjalankan aktivitasnya sebagai juru parkir di Meramu Rempah, Pasirkareumbi, Kabupaten Subang. (8/11/2026)

SUBANG.pesanjabar.com – Di tengah aktivitas kendaraan yang datang dan pergi di kawasan Jalan Letnan Jenderal S. Parman, Sudrajat, warga Cimerta, menjalani rutinitasnya sebagai juru parkir di Meramu Rempah, Kelurahan Pasirkareumbi, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang. Selama 14 tahun, pekerjaan tersebut menjadi salah satu sumber penghasilannya untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Di balik rutinitas itu, tersimpan perjuangan seorang ayah yang harus menghidupi enam orang anak. (Minggu, 8 November 2026).

Kisah perjuangan tersebut diceritakan Sudrajat saat diwawancarai pada Rabu (4/11/2026). Menjadi juru parkir bukan satu-satunya pekerjaan yang dijalaninya. Ia juga bekerja sebagai tenaga honorer di Dinas Kebersihan dengan tugas menyapu jalan. Dua pekerjaan tersebut dilakoninya untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga.

Dari enam anak yang dimilikinya, tiga di antaranya masih menempuh pendidikan. Kondisi tersebut membuat Sudrajat harus pintar mengatur penghasilan agar kebutuhan sehari-hari dan biaya sekolah anak-anaknya tetap terpenuhi.

Dari pekerjaan menjaga parkir, ia mengaku bisa memperoleh sekitar Rp70 ribu dalam sehari. Namun, jumlah tersebut belum cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga, terlebih ketika harus menyiapkan uang saku sekolah bagi ketiga anaknya.

“Kalau sekarang-sekarang memang agak mending. Saya dapat sekitar Rp70 ribu. Untuk bekal sekolah tiga anak saja sekitar Rp50 ribu. Belum lagi untuk kebutuhan makan sehari-hari,” ungkap Sudrajat.

Menurutnya, penghasilan tersebut semakin terasa berat seiring meningkatnya harga kebutuhan pokok. Uang yang diperoleh setiap hari harus dibagi untuk berbagai keperluan, mulai dari makan hingga kebutuhan pendidikan anak.

Laman: 1 2 3

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *