10 Peserta Ikuti Asesmen Seleksi Terbuka Sekda Kabupaten Subang

Sebanyak 10 peserta mengikuti tahapan uji kompetensi/asesmen Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Subang yang berlangsung selama dua hari, 7–8 September 2026.

Menurutnya, mekanisme tersebut diperlukan agar sosok yang nantinya terpilih mampu menjadi salah satu motor penggerak birokrasi sekaligus mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Subang.

“Seleksi ini menggunakan sistem merit dengan proses yang objektif, transparan, dan kompetitif untuk mendapatkan figur terbaik yang mampu menjadi motor penggerak birokrasi dan mendukung akselerasi pembangunan Kabupaten Subang,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penilaian Kompetensi, Dr. John Fresly Hutahaean, S.H., LL.M., dari Universitas Padjadjaran, menyampaikan komitmennya untuk melaksanakan proses asesmen secara profesional dan objektif. Ia memastikan tim penilai akan menjaga prinsip transparansi dan akuntabilitas selama seluruh tahapan berlangsung.

“Kami siap melaksanakan proses ini secara objektif, transparan, dan akuntabel,” tuturnya.

Dalam sambutannya, H. Asep Nuroni yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Seleksi menyampaikan rasa syukur sekaligus optimisme terhadap keberlanjutan kepemimpinan birokrasi di Kabupaten Subang.

Asep Nuroni diketahui akan memasuki masa purnabakti pada Oktober 2026. Karena itu, proses seleksi Sekda yang tengah berlangsung menurutnya merupakan bagian penting dari upaya memastikan kesinambungan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Subang.

Ia mengaku tidak merasa khawatir dengan proses pergantian kepemimpinan Sekda karena melihat para peserta yang mengikuti seleksi merupakan figur-figur terbaik yang memiliki kapasitas untuk melanjutkan estafet kepemimpinan birokrasi.

“Saya sebentar lagi akan meninggalkan jabatan Sekda. Namun, saya bersyukur karena estafet jabatan ini akan dilanjutkan oleh orang-orang terbaik. Melihat peserta yang ada di hadapan saya, saya merasa yakin bahwa jabatan Sekda berada di tangan yang tepat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Asep menegaskan bahwa jabatan Sekretaris Daerah memiliki posisi strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Sekda tidak hanya berperan dalam membantu kepala daerah, tetapi juga menjadi salah satu unsur penting dalam memastikan berbagai kebijakan, pelayanan publik, serta program pembangunan dapat berjalan secara efektif dan terarah.

Menurutnya, pengisian jabatan Sekda harus dilakukan secara serius karena sosok yang terpilih nantinya akan menghadapi tanggung jawab besar dalam mengkoordinasikan penyelenggaraan pemerintahan serta menjaga kesinambungan program pembangunan daerah.

“Pengisian jabatan Sekda merupakan bagian penting untuk memastikan kualitas penyelenggaraan pemerintahan daerah. Sekda memiliki peran strategis dalam membantu kepala daerah agar pelayanan publik dan program pembangunan berjalan efektif, terarah, serta akuntabel,” jelasnya.

Asep juga menekankan pentingnya sosok Sekda yang mampu menjalankan fungsi sebagai pemimpin birokrasi. Figur tersebut harus memiliki kompetensi, integritas, serta komitmen kuat terhadap kepentingan masyarakat dan kemajuan Kabupaten Subang.

Ia berharap Sekda yang terpilih nantinya mampu menerjemahkan visi pembangunan daerah ke dalam kebijakan dan program kerja yang konkret sehingga dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Sekda harus menjadi sosok pemimpin birokrasi yang kompeten, berintegritas, dan memiliki komitmen kuat terhadap kepentingan masyarakat serta kemajuan Kabupaten Subang. Visi pembangunan harus mampu diterjemahkan ke dalam kebijakan dan kerja nyata,” paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, Asep juga memberikan penekanan kepada tim asesor agar seluruh proses asesmen dilaksanakan secara profesional, independen, dan tidak terpengaruh kepentingan di luar mekanisme seleksi.

Ia berharap proses yang berlangsung selama dua hari tersebut dapat menghasilkan penilaian yang objektif sehingga kandidat yang nantinya dinyatakan terbaik benar-benar memiliki kapasitas untuk mengemban amanah sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Subang.

“Saya menaruh harapan besar kepada seluruh tim agar asesmen dilaksanakan secara profesional, objektif, transparan, dan independen sehingga dapat diperoleh kandidat terbaik bagi Kabupaten Subang,” pungkasnya.

Setelah menyampaikan sambutan, H. Asep Nuroni secara resmi membuka pelaksanaan tahapan uji kompetensi atau asesmen Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Subang Tahun 2026.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Tim Asesor, para peserta seleksi, jajaran BKPSDM Kabupaten Subang, serta sejumlah tamu undangan lainnya. (**)

Laman: 1 2

Exit mobile version