“Ke depan, sistem kesehatan Indonesia harus lebih adil, tangguh, dan berkelanjutan. Dukungan dari para akademisi dan peneliti sangat penting dalam memperkuat transformasi ini,” ujar Dr. Benjamin, Kamis (16/10/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Wamenkes juga memaparkan capaian program pemeriksaan kesehatan gratis yang telah menjangkau lebih dari 41 juta masyarakat di seluruh Indonesia. Program ini didukung oleh lebih dari 10.000 puskesmas yang tersebar di berbagai daerah.
“Kolaborasi riset seperti yang dilakukan Universitas Hasanuddin (Unhas) hari ini diharapkan mampu memperkuat sistem kesehatan nasional dan menjadi penggerak utama menuju Indonesia yang sehat, tangguh, dan sejahtera,” pungkasnya. (**)






