Kepala BRIN, Prof. Dr. Arif Satria, menegaskan komitmen lembaganya dalam menghasilkan varietas unggul melalui riset yang berkelanjutan. Ia menyebutkan bahwa tantangan utama adalah memastikan hasil riset dapat segera diterapkan di lapangan dan dimanfaatkan oleh petani.
Menurutnya, keberhasilan pengembangan varietas tidak hanya bergantung pada benih, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor lain seperti teknik budidaya, pengairan, serta kondisi tanah. Selain itu, adaptasi terhadap perkembangan teknologi pertanian, termasuk konsep smart farming, menjadi hal penting dalam mendorong kemajuan sektor pertanian.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan panen bersama empat varietas unggulan serta kunjungan ke Kampung Inovasi IPB di Kecamatan Compreng.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Subang, Camat Pusakanagara, Ketua HA IPB Subang, unsur Forkopimcam, serta para undangan lainnya. (**)












