Di sisi lain, Badan Gizi Nasional akan melakukan efisiensi anggaran dengan memangkas kegiatan seremonial serta mengurangi perjalanan dinas, baik dalam negeri maupun luar negeri. Langkah ini dilakukan tanpa mengurangi manfaat program bagi masyarakat.
Pemerintah juga membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan kritik terhadap pelaksanaan MBG di daerah, sebagai bahan evaluasi agar program semakin optimal.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa efisiensi ini merupakan dampak dari situasi global, namun pemerintah tetap berupaya menjaga keberlangsungan program dengan penyesuaian yang diperlukan. (**)












