Persija sempat mengancam lebih dahulu pada menit ke-15 melalui sontekan kaki kiri Witan Sulaiman. Namun, upaya tersebut masih melebar dari sasaran sehingga gagal mengubah kedudukan.
PERSIB akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-21 melalui penyelesaian Uilliam Barros Pereira yang sukses menaklukkan penjaga gawang Persija. Keunggulan tersebut bertambah enam menit kemudian setelah wasit menunjuk titik putih usai Denis Kolinger dinyatakan melakukan handsball berdasarkan hasil tinjauan Video Assistant Referee (VAR).
Balsa Sekulic yang menjadi algojo menjalankan tugasnya dengan sempurna untuk membawa PERSIB unggul 2-0. Hingga turun minum, skor tetap bertahan meski kedua tim sama-sama memperoleh sejumlah peluang.
Memasuki babak kedua, Igor Tolic mempertahankan sebelas pemain yang tampil sejak awal pertandingan. Persija melakukan beberapa pergantian pemain dan berusaha mengambil alih penguasaan permainan.
Meski demikian, peluang berbahaya pertama di babak kedua justru kembali menjadi milik PERSIB. Pada menit ke-56, Uilliam Barros melepaskan tendangan keras, tetapi bola masih melenceng tipis di sisi kanan gawang Persija.
Persija baru mampu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-85 melalui Kwon Changhoon. Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 tetap bertahan dan memastikan PERSIB melangkah ke final Piala Presiden 2026 setelah penantian selama lebih dari satu dekade. (**)












