Untuk mendukung kelancaran proses, pemerintah daerah menyiapkan 11 unit bus sebagai transportasi menuju embarkasi. Area keberangkatan juga akan dibatasi hanya untuk kendaraan yang memiliki stiker resmi, sedangkan kendaraan umum tidak diizinkan masuk.
Pengamanan kegiatan melibatkan sekitar 125 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta petugas internal pemerintah daerah. Langkah ini dilakukan guna memastikan situasi tetap aman dan tertib selama proses pemberangkatan berlangsung.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat, komunitas, dan pelaku usaha yang biasa beraktivitas di kawasan Kuningan Islamic Center untuk mematuhi kebijakan penutupan sementara tersebut. Diharapkan, seluruh rangkaian pemberangkatan jemaah haji tahun ini dapat berjalan lancar, tertib, dan memberikan kenyamanan bagi para jemaah. (****)












