SUBANG.pesanjabar.com – Penanggung jawab Sensus Ekonomi (SE) 2026 Kecamatan Dawuan menggelar kegiatan Koordinasi dan Evaluasi Pelaksanaan Sensus Ekonomi Tahun 2026 pada Kamis (23/7/2026) di Aula Desa Rawalele, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang. Kegiatan ini menjadi forum untuk mengevaluasi progres pendataan sekaligus memperkuat koordinasi antarpetugas agar pelaksanaan sensus berjalan optimal hingga berakhirnya masa pencacahan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Subang, yakni Iis Sri Hidayati dan Supriatna, serta seluruh Pengawas Lapangan (PML) dan Petugas Pencacah Lapangan (PPL) yang bertugas di wilayah Kecamatan Dawuan.
Dalam pertemuan itu, para peserta membahas perkembangan pelaksanaan sensus, berbagai kendala yang ditemui di lapangan, serta strategi percepatan penyelesaian pendataan terhadap seluruh unit usaha sesuai target yang telah ditetapkan.
Supriatna menjelaskan bahwa koordinasi dan evaluasi secara berkala merupakan bagian penting dalam memastikan kualitas data yang dikumpulkan oleh petugas lapangan.
“Kegiatan evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan pencacahan di setiap wilayah, mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi petugas, serta mencari solusi bersama agar target pendataan dapat tercapai sesuai jadwal. Kami juga terus mengingatkan seluruh petugas agar menjaga kualitas data, karena hasil Sensus Ekonomi akan menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi ke depan,” ujar Supriatna.
Ia menambahkan, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 telah dimulai sejak 15 Juli 2026 dan akan berlangsung hingga akhir Agustus 2026. Selama periode tersebut, para Petugas Pencacah Lapangan (PPL) terus melakukan pendataan terhadap berbagai aktivitas usaha nonpertanian di seluruh wilayah Kecamatan Dawuan.
Sementara itu, Pengawas Lapangan (PML) Kecamatan Dawuan, H. Doddy Wahyudi Purnama, mengapresiasi dedikasi seluruh PPL yang tetap konsisten menjalankan tugas meskipun menghadapi berbagai tantangan di lapangan.
Menurutnya, koordinasi yang baik antara PML dan PPL menjadi salah satu kunci keberhasilan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
“Kami terus melakukan pendampingan kepada seluruh petugas agar proses pendataan berjalan sesuai prosedur dan menghasilkan data yang valid, akurat, serta dapat dipertanggungjawabkan. Sinergi seluruh tim sangat diperlukan agar seluruh unit usaha dapat terdata secara lengkap sebelum batas waktu pelaksanaan pada akhir Agustus nanti,” ungkap H. Doddy Wahyudi Purnama.

Melalui kegiatan koordinasi dan evaluasi ini, diharapkan seluruh PML dan PPL Sensus Ekonomi Kecamatan Dawuan semakin solid dalam menyelesaikan proses pencacahan. Dengan demikian, data statistik ekonomi yang dihasilkan dapat semakin berkualitas dan menjadi landasan yang kuat dalam perencanaan pembangunan, penyusunan kebijakan, serta pengambilan keputusan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Subang. (**)











