Pada sektor kesehatan, layanan Pasukan Putih Jakarta terus disiagakan untuk memberikan pelayanan kesehatan berbasis home service bagi warga yang memiliki keterbatasan mobilitas.
“Selain itu, penerima manfaat pemenuhan kebutuhan dasar untuk lansia, penyandang disabilitas, dan anak-anak juga diperluas,” katanya.
Dalam sektor transportasi, Pemprov DKI memperluas layanan transportasi publik terintegrasi hingga kawasan Jabodetabek, termasuk layanan transportasi gratis bagi 15 kelompok masyarakat tertentu.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga tengah menyiapkan sejumlah proyek infrastruktur strategis seperti pengoperasian LRT fase 1B Velodrome-Manggarai, pembangunan MRT fase 2A, hingga pedestrian deck kawasan TOD Dukuh Atas yang terintegrasi.
Di sektor ekonomi dan pariwisata, revitalisasi kawasan terus dilakukan di sejumlah titik strategis seperti Kota Tua, Blok M, Pasar Baru, Glodok, hingga kawasan Pecinan untuk mendorong aktivitas ekonomi baru.
Selain tantangan ekonomi global, Jakarta juga menghadapi ancaman perubahan iklim. Menurut Pramono, fenomena El Nino berpotensi memicu kemarau ekstrem yang berdampak pada ketahanan pangan, ketersediaan air bersih, dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Sebagai langkah antisipasi, Pemprov DKI menyiapkan sejumlah strategi seperti penambahan ruang terbuka hijau, pembangunan daerah resapan air, pengendalian banjir, perluasan akses air bersih, hingga pengembangan urban farming.
Pramono juga menyoroti persoalan pengelolaan sampah sebagai salah satu fokus pembangunan kota ke depan. Ia mendorong masyarakat mulai menerapkan kebiasaan memilah sampah dari tingkat rumah tangga demi mewujudkan Jakarta yang lebih bersih dan sehat.
Menurutnya, peringatan HUT ke-499 Jakarta bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk memperkuat kolaborasi lintas generasi menuju Jakarta sebagai kota global yang maju dan berbudaya.
“Mari jadikan peringatan Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta sebagai momentum untuk memperkuat kolaborasi, menjaga persatuan, dan menumbuhkan optimisme menuju 500 tahun Kota Jakarta yang mendunia,” tandasnya. (**)










