JAKARTA.pesanjabar.com – Anggota DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, menyoroti polemik sengketa lahan yang melibatkan SMAK Dago Bandung dan SMAN 1 Bandung. Ia menegaskan bahwa SMAK Dago, tempat Presiden ke-3 RI BJ Habibie pernah menempuh pendidikan, memiliki nilai sejarah yang sangat penting bagi dunia pendidikan Indonesia.
Menurut Rieke, SMAK Dago bukan hanya sekadar bangunan fisik, melainkan ruang tempat nilai, ilmu, dan generasi muda dibentuk. Karena itu, perselisihan lahan di Jalan Ir. H. Juanda No. 93 tersebut menjadi perhatian masyarakat luas maupun media.
“Jika kita sampai kalah banding dalam putusan kasasi, dampaknya tidak hanya dirasakan sekolah-sekolah di Bandung atau Jawa Barat, tetapi bisa meluas ke seluruh Indonesia,” ujar legislator Fraksi PDI Perjuangan itu di Jakarta, Kamis (11/12/2025).
Rieke juga menegaskan bahwa Asta Cita Presiden Prabowo menempatkan pendidikan sebagai pilar utama dalam memutus rantai kemiskinan. Oleh sebab itu, ia menilai bahwa dalam pemerintahan saat ini, tidak boleh ada hambatan yang mengganggu sektor pendidikan.






