Kegiatan PKM tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun kemitraan antara perguruan tinggi, KPM, pendamping PKH, dan pemerintah desa. Dalam rancangan program, kemitraan sosial tersebut menjadi salah satu strategi penting untuk menciptakan sinergi dan menjaga keberlanjutan pemberdayaan masyarakat.
Tim PKM Universitas Subang menekankan bahwa proses pemberdayaan tidak dapat dilakukan secara instan. Diperlukan komunikasi yang terbuka, pendampingan, serta keterlibatan berbagai pihak agar KPM mampu meningkatkan kapasitas dan kemandiriannya.
Program ini juga dirancang agar praktik komunikasi partisipatif dapat terus diterapkan dalam kegiatan rutin PKH, khususnya melalui forum P2K2. Pendamping PKH dan pemerintah desa diharapkan dapat melanjutkan pola komunikasi dialogis yang telah dibangun selama kegiatan PKM.
Melalui kegiatan tersebut, Universitas Subang menunjukkan peran perguruan tinggi dalam mendampingi dan memberdayakan masyarakat melalui pendekatan akademik yang dikemas secara komunikatif dan kontekstual. Kegiatan di Desa Pagon diharapkan mampu mendorong KPM PKH menjadi lebih aktif, percaya diri, mandiri, serta mampu berpartisipasi dalam pembangunan di lingkungan masing-masing. (**)
