Jalan Tarum Timur Rusak Puluhan Tahun, Kades Mulyati: Sudah Diusulkan di Musrenbang 2025

SAE/PESANJABAR
Jalan rusak, aktivitas warga terganggu. Dari sekolah hingga perdagangan, semua terdampak.

Sebelumnya, Jalan Raya Tarum Timur disebut melintasi beberapa desa, termasuk Desa Karangsari dan Desa Kihiyang di Kecamatan Binong serta Desa Pagaden di Kecamatan Pagaden. Namun dengan adanya keterangan dari pihak desa, batas administratif kini mulai menemui kejelasan, meski tetap perlu sinkronisasi lebih lanjut antar wilayah terkait kewenangan teknis.

Jalur ini memiliki peran strategis bagi warga, terutama untuk aktivitas sehari-hari seperti berangkat ke sekolah, bekerja, hingga kegiatan perdagangan. Dengan kondisi jalan yang rusak parah, pengguna jalan baik pengendara roda dua maupun roda empat, menghadapi risiko tinggi mengalami kecelakaan.

Warga berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah terkait kondisi ini. Selain itu, diperlukan koordinasi yang jelas antar pihak terkait untuk memastikan kewenangan perbaikan jalan, sehingga upaya perbaikan dapat segera direalisasikan.

“Harapannya pemerintah bisa segera berkomunikasi dan menentukan langkah konkret, agar jalan ini kembali layak dan aman dilalui masyarakat,” tambah AR.

Perbaikan Jalan Raya Tarum Timur dinilai mendesak, mengingat fungsinya sebagai akses vital yang menunjang mobilitas dan perekonomian warga di wilayah tersebut. (**)

Laman: 1 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *