IOX Friends & Challenge 2026 Subang Seleksi 10 Peserta untuk Ekspedisi ke Banyuwangi, Jember, dan Bali

SAE/PESANJABAR
Persiapan IOX Friends & Challenge 2026 di Benpas FM Radio, Kabupaten Subang, menjelang pelaksanaan kegiatan pada 23–25 Oktober 2026, Kamis (22/10/2026)

SUBANG.Pesanjabar.com – IOX Friends & Challenge 2026 Subang menjadi ajang seleksi peserta untuk mengikuti ekspedisi utama selama 14 hari yang akan melintasi Banyuwangi, Jember, hingga Bali. Kegiatan yang berlangsung di kawasan Wisata Alam Pasir Heulang, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang, ini nantinya diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia, Kamis (22/10/2026).

Ketua Penyelenggara IOX Friends & Challenge 2026 Subang, Mumuh Siswanto, mengatakan kegiatan tersebut diselenggarakan untuk menyeleksi peserta yang akan melanjutkan perjalanan ke ekspedisi utama. Dari peserta yang mengikuti seleksi, sebanyak 10 orang ditargetkan terpilih untuk mengikuti tahapan berikutnya.

“Tujuannya itu untuk penseleksian menuju event di Banyuwangi, Jember, Bali yang main event-nya selama 14 hari,” ujar Mumuh saat diwawancarai mengenai kegiatan tersebut.

Berdasarkan data penyelenggara, sebanyak 21 peserta telah terdaftar dalam IOX Friends & Challenge 2026 Subang. Mereka berasal dari sejumlah daerah, yakni Kalimantan, Sumatera, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 23 hingga 25 Oktober 2026. Selama pelaksanaan, peserta akan menghadapi berbagai tantangan medan yang menguji keterampilan mengemudi, kemampuan mengendalikan kendaraan, serta kesiapan menghadapi kondisi alam.

Adapun jalur yang digunakan berada di kawasan hutan pinus, Desa Darangdan dan Bantar Sari, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang. Kondisi medan di kawasan tersebut menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi peserta selama mengikuti kegiatan.

Mumuh menjelaskan, tantangan dalam kegiatan off-road tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis mengemudikan kendaraan, tetapi juga pengendalian emosi dan kesabaran saat menghadapi medan yang sulit.

“Tantangan yang paling utama yaitu mengontrol emosi. Harus sabar dan bisa menghadapi kontur alam yang ada di daerah lokasi Pasir Heulang,” katanya.

Laman: 1 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *