Diskusi ini menghadirkan Bapak M. Ilham Setiawan Bahri sebagai Asisten Ombudsman RI yang memberikan pemaparan komprehensif mengenai peran Ombudsman dalam menangani maladministrasi pelayanan publik. Dalam presentasinya, Ilham menyampaikan pentingnya peran pemuda sebagai mitra strategis Ombudsman.
“Pemuda memiliki peran strategis sebagai mata dan telinga Ombudsman di lapangan. Melalui program Pemuda Pelapor ini, kami berharap dapat menjangkau lebih banyak keluhan masyarakat terkait pelayanan publik yang tidak sesuai standar,” jelas Ilham.
Lebih lanjut, Ilham memaparkan berbagai bentuk maladministrasi yang sering terjadi dalam pelayanan publik, seperti:
– Penundaan pemberian pelayanan
– Penyimpangan prosedur
– Penyalahgunaan wewenang
– Diskriminasi dalam pelayanan
– Tidak memberikan pelayanan yang required
Kegiatan yang dihadiri oleh puluhan kader HMI dan perwakilan organisasi kepemudaan ini juga menghasilkan beberapa kesepakatan konkret:
1. Pembentukan forum komunikasi rutin antara HMI Cabang Subang dan Ombudsman RI
2. Pelatihan khusus bagi kader HMI sebagai Pemuda Pelapor
3. Mekanisme pelaporan yang mudah dan terstruktur untuk menampung pengaduan masyarakat
4. Program pendampingan masyarakat dalam mengakses pelayanan publik
“Ke depan, kami akan membentuk tim khusus yang akan berkoordinasi langsung dengan Ombudsman RI untuk menindaklanjuti program ini. Kami berkomitmen untuk menjadikan HMI sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun pelayanan publik yang berkualitas,” pungkas Annas menutup acara.
Kegiatan ini mendapat apresiasi positif dari berbagai kalangan, termasuk pemerintah daerah, yang menilai inisiatif ini dapat mempercepat perbaikan pelayanan publik di Kabupaten Subang. Sinergi antara organisasi kepemudaan dan institusi pengawas pelayanan publik seperti ini diharapkan dapat menjadi model untuk daerah-daerah lainnya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih baik. (**)






