Hari Kebangkitan Nasional 2026 seharusnya menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa tidak akan lahir hanya dari slogan atau seremoni tahunan. Kebangkitan sejati lahir dari kesadaran bersama untuk memperbaiki diri, memperkuat persatuan, dan bekerja demi kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi bangsa yang kuat dan disegani dunia. Namun, potensi itu hanya akan menjadi kenyataan apabila seluruh elemen masyarakat mampu menjaga semangat gotong royong, persatuan, dan optimisme sebagaimana diwariskan oleh para pelopor kebangkitan nasional.
Pada akhirnya, Hari Kebangkitan Nasional bukan hanya tentang mengenang masa lalu, tetapi tentang keberanian menata masa depan. Bangkit bukan sekadar berdiri, melainkan bergerak bersama menuju Indonesia yang lebih adil, maju, dan bermartabat.
Penulis: Akhmad Basuni (Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Subang)






