
“Program Saba Desa menjadi momentum yang sangat baik bagi Disdukcapil untuk menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan langsung kepada masyarakat. Kami ingin memastikan setiap warga memiliki dokumen kependudukan yang lengkap dan sah, karena dokumen tersebut merupakan hak dasar setiap penduduk sekaligus menjadi akses untuk memperoleh berbagai layanan publik,” ujar Nunung.
Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat Desa Bobos menunjukkan bahwa pelayanan jemput bola sangat dibutuhkan. Karena itu, Disdukcapil akan terus mendukung program Saba Desa sebagai sarana mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya tertib administrasi kependudukan.
“Respon masyarakat hari ini sangat luar biasa. Kami melihat warga sangat antusias memanfaatkan layanan yang kami hadirkan, termasuk anak-anak yang menerima Kartu Identitas Anak. Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan yang mudah diakses, cepat, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Ia menambahkan, penyerahan KIA secara simbolis juga menjadi bagian dari edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya identitas hukum bagi anak sejak dini. KIA tidak hanya menjadi bukti identitas, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk mengakses berbagai layanan pendidikan, kesehatan, hingga pelayanan publik lainnya.

Kegiatan Saba Desa yang dipimpin langsung oleh Bupati Subang tersebut menjadi sarana memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan masyarakat melalui pelayanan terpadu lintas perangkat daerah. Kehadiran Disdukcapil dalam agenda tersebut semakin mempertegas komitmen Pemerintah Kabupaten Subang untuk menghadirkan pelayanan publik yang inklusif, responsif, dan semakin dekat dengan masyarakat hingga ke pelosok desa. (**)












