Untuk mengikuti kegiatan tersebut, Alfian mengaku harus mempersiapkan berbagai kebutuhan sejak sore hari. Ia menyewa kendaraan roda tiga (cator) dengan biaya Rp50 ribu untuk perjalanan pulang-pergi mengangkut perlengkapan berdagang.
“Kami biasanya berangkat sekitar jam 15.00 untuk menyiapkan bahan dagangan dan perlengkapannya. Berjualannya sampai sekitar jam 23.00,” katanya.
Meski harus mengeluarkan biaya operasional, ia bersyukur hasil penjualan tetap memberikan keuntungan.
“Keuntungannya alhamdulillah ada lah,” ucapnya sambil tersenyum.
Kebahagiaan Alfian semakin bertambah ketika produk bola ubi yang dijualnya diborong langsung oleh Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi bersama Ketua TP PKK Kabupaten Subang, serta Wakil Bupati Subang beserta istri saat berkeliling mengunjungi stan UMKM.
“Alhamdulillah, dagangan saya diborong Pak Bupati dan Wakil Bupati. Hatur nuhun Pa Bupati bersama istri dan Pa Wakil Bupati sama istri atas dukungannya kepada UMKM seperti kami,” ungkap Alfian.
Ia berharap SubangFest terus diselenggarakan secara rutin karena dinilai mampu membantu pelaku UMKM memperluas pasar, meningkatkan penjualan, sekaligus memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat yang lebih luas. (**)












