Ia juga menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan kesenian Bajidor sebagai budaya lokal, sekaligus mengenalkannya kepada generasi muda agar tidak tergerus perkembangan zaman.
Selain sebagai hiburan, kegiatan ini dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dengan membuka peluang bagi pelaku usaha kecil, sehingga sektor budaya dan ekonomi dapat berkembang secara seimbang demi meningkatkan kesejahteraan.
Kang Akur berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan konsep yang lebih kreatif dan inovatif, sehingga mampu menarik minat masyarakat luas serta memperkuat identitas Subang sebagai daerah yang kaya budaya dan potensi ekonomi.
Ia juga menyampaikan rencana ke depan agar hiburan seperti ini dapat digelar secara merata di berbagai wilayah Subang, tidak hanya di pusat kota, sehingga seluruh masyarakat dapat merasakan kemeriahan.
Dalam kesempatan tersebut, masyarakat diajak untuk menikmati acara dengan penuh kegembiraan sekaligus menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan agar kegiatan berjalan lancar.
Kang Akur turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang beserta jajarannya.

Acara ini juga dihadiri oleh unsur Sekretariat Daerah, Ketua DWP Kabupaten Subang, para Asisten Daerah, Staf Ahli, kepala perangkat daerah, camat se-Kabupaten Subang, kepala sekolah SD dan SMP, serta para tokoh seni dan budaya. (**)












