JAKARTA.pesanjabar.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan bahwa operasional bandara dan pelabuhan di wilayah Sumatra tetap berjalan normal meski sejumlah daerah terdampak banjir. Proses pemulihan akses transportasi darat masih berlangsung agar pergerakan masyarakat serta distribusi logistik tidak terganggu.
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menyampaikan rasa duka atas bencana banjir yang melanda sebagian wilayah Sumatra. Ia mengungkapkan bahwa beberapa layanan transportasi—baik darat, laut, udara maupun kereta api—masih merasakan dampak banjir, khususnya di Aceh dan Sumatera Utara.
Menurut laporan yang diterima Menhub, seluruh bandara di Sumatra berada dalam kondisi aman dan tetap beroperasi. Namun, akses jalan menuju beberapa bandara seperti Bandar Udara DR. F.L. Tobing di Sibolga (Sumut) dan Bandar Udara Rembele – Takengon (Aceh) sempat terhambat banjir maupun longsor.
Untuk wilayah Sumatra Barat, dampak banjir terhadap infrastruktur transportasi relatif kecil. Aktivitas di Pelabuhan Teluk Bayur, Bandara Internasional Minangkabau, serta sejumlah terminal tetap berlangsung tanpa kendala berarti. Identifikasi kerusakan sarana dan prasarana terus dilakukan untuk langkah perbaikan selanjutnya.








