Empat Program Unggulan Kelompok 11
Dalam sesi pemaparan, mahasiswa KKNM Kelompok 11 menyampaikan perkembangan empat program kerja unggulan yang dilaksanakan di Dusun Ciwangun, khususnya wilayah RW 07 dan RW 08.
Keempat program tersebut meliputi pembangunan sarana kompos rumah tangga, pembuatan rocket stove, cek kesehatan gratis, serta kegiatan memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia bersama masyarakat.
Program sarana kompos rumah tangga diarahkan untuk membantu masyarakat mengolah sampah organik menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat. Sementara itu, pembuatan rocket stove menjadi salah satu alternatif dalam menangani sampah anorganik dengan penggunaan bahan bakar yang lebih hemat.
Di bidang kesehatan, mahasiswa menyelenggarakan cek kesehatan gratis sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi kesehatan masyarakat. Adapun kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi sarana memperkuat kebersamaan dan partisipasi mahasiswa bersama warga.
Program-program tersebut disusun berdasarkan kondisi dan kebutuhan masyarakat Dusun Ciwangun. Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah belum tersedianya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) desa yang memadai, sehingga persoalan sampah menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat.
Kondisi tersebut tidak hanya berpotensi mengganggu kebersihan dan kesehatan lingkungan, tetapi juga perlu mendapat perhatian karena Dusun Ciwangun memiliki potensi wisata alam yang harus dijaga kebersihan dan kelestariannya.
Riva Fandiani: Monev Menjadi Momentum Evaluasi
Ketua Kelompok 11 KKNM Universitas Subang, Riva Fandiani, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan monitoring dan evaluasi yang dilakukan Tim Monev. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk mendapatkan masukan sekaligus mengevaluasi sejauh mana program kerja yang telah dilaksanakan memberikan manfaat bagi masyarakat Dusun Ciwangun.
“Bagi kami, kegiatan Monev ini bukan hanya sebagai bentuk penilaian, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mendapatkan arahan dan masukan dari Tim Monev agar program yang kami jalankan dapat lebih maksimal dan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Riva.
Ia menjelaskan, selama pelaksanaan KKNM, Kelompok 11 berupaya mengembangkan program yang berangkat dari persoalan sekaligus potensi yang ada di Dusun Ciwangun, khususnya terkait pengelolaan sampah, kesehatan masyarakat, serta penguatan kebersamaan warga.
“Kami melihat persoalan sampah menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian bersama. Karena itu, kami mencoba menghadirkan program seperti sarana kompos rumah tangga dan rocket stove sebagai langkah sederhana yang diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengelola sampah,” katanya.
