Budaya  

Teatrikal Budaya Kasumedangan Angkat Kejayaan Sumedang Larang

sumedangkab.go.id/PESANJABAR
Kemegahan Tari Eak-eakan dan teatrikal Ngajajap Rasa Panghiap Ratu sukses membius penonton di Sumedang. Seni menjadi ruang hidupnya kembali nilai-nilai Kasumedangan.

Pada babak pembuka, penonton diajak menelusuri kejayaan Sumedang sebagai tanah agung yang menekankan harmoni antara manusia dan alam. Gunung, hutan, air, dan tanah digambarkan sebagai titipan leluhur yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.

Memasuki babak selanjutnya, pementasan mengangkat momentum sejarah masuknya Islam ke Sumedang Larang melalui dakwah Pangeran Kusumahdinata kepada Ratu Inten Dewata. Kisah tersebut menggambarkan bagaimana Islam hadir menyempurnakan nilai budaya yang telah hidup di tengah masyarakat, menciptakan harmoni antara syariat, tradisi, dan kepemimpinan yang bijaksana.

Babak berikutnya menghadirkan refleksi tentang posisi nilai budaya Sumedang dalam konteks Indonesia modern. Pesan yang disampaikan menegaskan bahwa kepemimpinan yang berakar pada budaya akan lebih dekat dengan masyarakat, sementara kepemimpinan yang berlandaskan keimanan mampu menjaga amanah secara adil dan bijaksana.

Puncak pertunjukan ditandai dengan prosesi simbolis penyerahan hanjuang dan kujang pusaka Sunda. Hanjuang dimaknai sebagai simbol amanah perjuangan leluhur, sedangkan kujang melambangkan ketajaman pemikiran, keberanian, serta semangat memperjuangkan kebenaran yang dilandasi welas asih dan budi pekerti luhur.

Tokoh seni dan budaya Sumedang, Ujang Bejo, menyampaikan bahwa pertunjukan tersebut bukan sekadar tontonan, melainkan juga sarana edukasi budaya bagi generasi muda. Ia menegaskan bahwa pagelaran ini menjadi ruang untuk menghidupkan kembali nilai-nilai Kasumedangan yang sarat filosofi kehidupan. Seni, menurutnya, bukan hanya hiburan, tetapi juga media pewarisan jati diri agar masyarakat tidak tercerabut dari akar budayanya.

Ia pun menambahkan bahwa pelestarian budaya harus terus dilakukan melalui pendekatan kreatif agar tetap relevan dengan perkembangan zaman, sekaligus mampu menarik minat generasi muda untuk mengenal dan mencintai warisan leluhur. (****)

Laman: 1 2

Source: sumedangkab.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *