Dalam sambutannya, Kang Rey menyampaikan apresiasi atas antusiasme warga dari berbagai wilayah Subang. Ia menegaskan SubangFest akan tetap digelar ke depan dengan konsep yang lebih segar dan menjangkau wilayah berbeda. Rencana penyelenggaraan berkala ini dimaksudkan agar manfaat ekonomi tidak terpusat di satu lokasi, melainkan menyebar dan dirasakan lebih merata.
Meski demikian, Kang Rey menekankan tantangan ke depan: SubangFest tidak boleh berhenti sebagai agenda keramaian. Festival harus menghasilkan manfaat terukur peningkatan transaksi UMKM, kontrak kerja bagi talenta lokal, hingga kolaborasi bisnis pascaacara. Tanpa indikator dampak yang jelas, festival berisiko menjadi rutinitas seremonial.
Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial, pada kesempatan tersebut HIPMI Kabupaten Subang menyerahkan donasi senilai Rp20 juta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Subang untuk penanganan korban bencana alam. Donasi ini menegaskan bahwa kegiatan ekonomi kreatif juga perlu diiringi kepedulian sosial.
Ke depan, pemerintah daerah mendorong agar SubangFest terintegrasi dengan program inkubasi UMKM, kurasi produk, serta promosi digital berkelanjutan. Dengan demikian, SubangFest diharapkan benar-benar menjadi alat akselerasi ekonomi kreatif, bukan hanya panggung hiburan, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Subang. (**)











