Subang Perkuat Revitalisasi Tambak Pantura untuk Tingkatkan Produktivitas Perikanan

Rapat Koordinasi Revitalisasi Tambak Pantura di Ruang Rapat Bupati II, Selasa (13/1/2026).

Selain berdampak pada peningkatan ekonomi, Kang Akur menilai revitalisasi tambak juga berpotensi menjadi solusi atas persoalan banjir rob yang kerap melanda wilayah Pantura Kabupaten Subang.

“Mudah-mudahan program revitalisasi ini tidak hanya meningkatkan produktivitas tambak, tetapi juga membantu mengatasi permasalahan banjir rob di kawasan Pantura,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Ikan Air Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Dr. Ikhsan Kamil, S.T., M.Sc., menyampaikan bahwa Kabupaten Subang memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor perikanan.

Menurutnya, revitalisasi tambak dilakukan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas lahan tambak yang selama ini dinilai belum optimal.

“Budidaya udang di wilayah Pantura saat ini menghadapi berbagai kendala. Karena itu, dilakukan revitalisasi dengan pengalihan komoditas agar tambak dapat lebih produktif melalui pengembangan ikan nila air payau,” jelasnya.

Rangkaian kegiatan tersebut juga ditandai dengan penandatanganan deklarasi dukungan Revitalisasi Tambak Pantura Kabupaten Subang oleh Camat Blanakan, Camat Legonkulon, Camat Pusakanagara, serta para kepala desa dari wilayah terdampak, yakni Desa Jayamukti, Langensari, Muara, Tanjung Tiga, Pangarengan, dan Patimban.

Rapat koordinasi ini turut dihadiri Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Subang, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Subang, Kepala Satpol PP Kabupaten Subang, jajaran Forkopimcam Blanakan, Legonkulon, dan Pusakanagara, serta para kepala desa terkait. (**)

Laman: 1 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *