Dalam sambutannya, Wakil Bupati Subang H. Agus Masykur Rosyadi menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan faktor utama penentu kekuatan suatu negara.
“Melalui kegiatan pertanian seperti ini, SMKN 1 Compreng telah memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program pemerintah menjaga Subang sebagai lumbung padi nasional,” tutur Kang Akur.
Ia juga menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara industrialisasi dan pertanian di tengah pesatnya pembangunan di Subang.
“Ke depan, program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) membuka peluang besar bagi sektor pertanian lokal. Ini saatnya kita memperkuat kapasitas produksi agar kebutuhan pangan nasional bisa dipenuhi dari daerah sendiri,” jelasnya.
Kang Akur turut berharap para lulusan SMKN 1 Compreng menjadi generasi muda yang terampil, kompeten, dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan dunia industri pertanian masa depan.
Acara ditutup dengan kegiatan simbolis pemotongan dan gebuk padi bersama di lahan pertanian sekolah seluas 2.000 meter persegi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Compreng beserta Forkopimcam, Kepala Bagian Prokompim Setda Subang, pengawas sekolah, komite sekolah, perwakilan PT Pertamina, serta para guru dan siswa SMKN 1 Compreng.












