“Saya lebih menghormati orang-orang yang bekerja keras dengan jujur daripada mereka yang pintar tetapi mencuri uang rakyat,” tegasnya.
Selain memberikan motivasi kepada siswa, Presiden Prabowo turut mengapresiasi jajaran kementerian dan lembaga terkait atas terobosan Program Sekolah Rakyat yang dinilai mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan. Ia mengaku terharu melihat manfaat yang telah dirasakan melalui program tersebut.
Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf melaporkan bahwa pelaksanaan Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2025–2026 menunjukkan capaian positif sejak semester pertama. Menurutnya, Sekolah Rakyat dirancang bukan sekadar sebagai lembaga pendidikan, tetapi sebagai ekosistem perlindungan, pemulihan, dan pemberdayaan.
“Selama 24 jam, siswa mendapatkan pemenuhan gizi, kurikulum digital modern, serta pengembangan bakat melalui pendekatan Talent DNA,” jelas Gus Ipul.
Ia menambahkan, Sekolah Rakyat dirancang sebagai upaya strategis untuk memutus mata rantai kemiskinan dan membentuk generasi masa depan yang berdaya, berkarakter, dan memiliki harapan hidup yang lebih baik. (**)












