Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, DLH mengerahkan total 2.266 petugas dan 423 armada yang disebar di ratusan titik pemantauan sejak H-1 hingga H+2 Lebaran. Jumlah personel dan armada disesuaikan dengan kebutuhan setiap harinya.
Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan dan Limbah B3 DLH Kota Bandung, Salman Faruq, menambahkan bahwa strategi operasional turut diperkuat, salah satunya dengan memajukan jadwal kerja petugas kebersihan yang kini mulai bertugas sejak pukul 04.00 pagi agar jalanan sudah bersih saat aktivitas masyarakat dimulai.
Selain itu, program pengelolaan sampah berbasis masyarakat di tingkat RW dan kelurahan, khususnya untuk sampah organik, mulai menunjukkan hasil positif dalam mengurangi volume sampah yang harus diangkut ke TPS dan TPA.
Secara keseluruhan, kondisi kebersihan Kota Bandung masih dalam kendali. Tumpukan sampah yang sempat meningkat kini tengah ditangani secara bertahap.
DLH juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran dalam mengelola sampah sejak dari sumber, melalui penerapan prinsip 3R (reduce, reuse, recycle), pemilahan sampah, serta pengolahan sampah organik di rumah tangga.
Dengan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan penanganan sampah pasca Lebaran dapat segera pulih sepenuhnya dan kembali stabil. (****)









