Saba Desa Blanakan: Saat Pemerintah Menyapa Ujung Subang, Tantangan Pemerataan Masih Nyata

Kegiatan Saba Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Subang di Kecamatan Blanakan, Jumat (17/10)

Meski demikian, sejumlah pihak menilai bahwa tantangan pemerataan pembangunan di Subang masih besar, terutama di kawasan pesisir dan perbatasan seperti Blanakan dan Cilamaya Girang. Infrastruktur jalan yang belum sepenuhnya layak, akses layanan publik yang terbatas, serta ketimpangan ekonomi antara wilayah tengah dan ujung kabupaten menjadi catatan tersendiri.

Kunjungan Kang Rey–Kang Akur ini dinilai sebagai langkah simbolik sekaligus evaluatif untuk melihat langsung realitas sosial yang kerap luput dari laporan birokratis. Namun, masyarakat berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti pada level inspeksi dan dokumentasi semata.

“Kami senang dikunjungi, tapi yang lebih penting hasilnya. Jalan, air bersih, dan pelayanan publik di sini butuh perhatian nyata,” ujar salah satu warga Desa Rawamekar yang enggan disebut namanya.

Menutup rangkaian kegiatan, Bupati dan jajaran mengikuti pertandingan persahabatan sepak bola melawan Forkopimcam Blanakan, di mana Kang Rey kembali mencatat hattrick dengan skor 3–1. Namun, kemenangan simbolis di lapangan hijau itu menjadi pengingat bahwa kemenangan sesungguhnya adalah ketika pembangunan benar-benar merata hingga ke pelosok Subang. (**)

Laman: 1 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *