Puisi Haru Pelajar Sekolah Rakyat Sumedang Menyentuh Hati Mensos dan Wabup

sae/PESANJABAR
Puisi Haru Pelajar Sekolah Rakyat Sumedang Menyentuh Hati Mensos dan Wabup

Suasana haru menyelimuti ruangan ketika Mensos Saifullah Yusuf, Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila, dan para tamu undangan menyimak penampilan Elsa. Lantunan puisi yang sarat makna membuat banyak hadirin menahan air mata. Wakil Bupati Fajar pun tampak terharu dan memberikan tepuk tangan usai penampilan tersebut.

“Penampilan dari anak-anak membuat hati terenyuh, karena mungkin satu atau dua tahun yang lalu mereka tidak pernah terpikir bisa sekolah dengan tenang, bisa tampil di sini, di depan Pak Menteri sambil membaca pusisi dan menyanyikan lagu dengan sepenuh hati, dan dapat menyuarakan cita-cita mereka dan meraih mimpi-mimpi mereka nantinya,” ungkap Wabup Fajar.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo atas kebijakan dan program yang memungkinkan anak-anak di Sumedang memperoleh kesempatan belajar yang setara melalui program Sekolah Rakyat.
“Semua anak harus setara dalam pendidikan, tidak ada lagi kesenjangan sosial bagi anak-anak. Itu adalah cita-cita yang mulia dari Bapak Presiden Prabowo,” katanya.

Wabup menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumedang akan mendukung sepenuhnya pelaksanaan program Presiden, terutama terkait Sekolah Rakyat. Ia menjelaskan bahwa di Sekolah Rakyat Terintegrasi 4 Sumedang saat ini terdapat 25 siswa SD, 50 siswa SMP, dan 75 siswa SMA.

Kehadiran Mensos Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di acara tersebut menjadi sumber semangat bagi para siswa, guru, orang tua, serta jajaran pengelola Sekolah Rakyat di Sumedang. Wabup menjelaskan bahwa Pemda tidak hanya fokus pada pendidikan anak-anak, tetapi juga memberikan pendampingan bagi orang tua. Mereka mendapatkan pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) dan akan memperoleh bantuan apabila memiliki usaha.

Selain itu, Wabup berpesan agar para siswa Sekolah Rakyat terus berjuang mencapai impian mereka.
“Jangan pernah patah semangat, jangan menyerah. Terus kejar cita-cita setinggi langit, dan menjadi bintang yang paling bersinar di langit tanpa harus meredupkan sinar yang lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Mensos Saifullah Yusuf menuturkan bahwa banyak kisah mengharukan muncul dari keberadaan Sekolah Rakyat.
“Kami berkumpul dan bertemu dengan keluarga-keluarga yang belum terbawa dalam proses pembangunan, atau keluarga yang suaranya jarang terdengar. Mereka adalah keluarga warga yang belum beruntung, maka dari itu mereka memerlukan pendidikan yang baik agar mereka menjadi generasi yang kuat dan tangguh,” katanya. [****]

Laman: 1 2

Source: sumedang.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *