Penyerangan menyasar kendaraan pengendalian massa (Dalmas) dan personel kepolisian yang bertugas di lokasi. Akibat kejadian itu, belasan anggota Polrestabes Bandung dilaporkan mengalami luka dengan tingkat keparahan berbeda.
Hendra menegaskan, kepolisian tetap meningkatkan kesiapsiagaan untuk menjaga keamanan wilayah. Ia juga meminta masyarakat tidak khawatir dan tetap menjalankan aktivitas sehari-hari karena situasi telah terkendali.
Secara terpisah, Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol. Dedi Supriyadi, memerinci sejumlah personel yang menjadi korban dalam insiden tersebut. Empat anggota yang mengalami luka berat masing-masing berinisial Bripda E, Aipda YS, Bripda YIM, dan Bripka AH.
Sementara itu, anggota yang mengalami luka ringan di antaranya Bripka RA, Bripka IA, Aipda FA, Aipda AR, Bripka AG, Bripda F, Bripda AF, Bripda RF, Bripda FA, Bripda AA, dan Bripda EF.
Dedi menegaskan, jajarannya akan terus mengusut kasus tersebut untuk mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas penyerangan terhadap personel dan kendaraan kepolisian.
Penyelidikan diharapkan dapat mengidentifikasi para pelaku sehingga proses penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti terlibat dapat dilakukan. (**)
