Lebih lanjut, Didi menuturkan bahwa pelaksanaan workshop KBC merupakan bagian dari dukungan PGM Indonesia terhadap program Kementerian Agama dan Pemerintah Kabupaten Majalengka, khususnya dalam sosialisasi penerapan Kurikulum Berbasis Cinta serta penguatan konten digital pembelajaran.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap kompetensi guru madrasah semakin meningkat, sekaligus mampu mempromosikan madrasah sebagai lembaga pendidikan yang unggul dan mampu bersaing dengan sekolah umum,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka atas dukungan terhadap berbagai program PGM Indonesia. Menurutnya, kolaborasi dan partisipasi seluruh pihak menjadi kunci keberhasilan organisasi dalam memperjuangkan kesejahteraan guru madrasah sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan madrasah di Majalengka. (****)






