KUNINGAN, pesanjabar.com– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Kantor OJK Cirebon terus berupaya memperkuat peran pembiayaan sebagai penggerak ekonomi rakyat dengan menyatukan Pemerintah Kabupaten Kuningan dan seluruh pelaku industri jasakeuangan dalam upaya memperluas penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Langkah ini dipimpin langsung Kepala Kantor OJK Cirebon Agus Muntholib dan dihadiri Bupati Kuningan,Dian Rachmat Yanuar, didampingi Sekertaris Daerah dan AsistenDaerah (Asda) serta jajaran perangkat daerah terkait, sertaseluruh Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) yang beroperasi di wilayah Kuningan.
Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog kebijakan antararegulator, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untukmemastikan pembiayaan UMKM tidak hanya meningkat dari sisipenyaluran, tetapi juga benar-benar menjangkau pelaku usahakecil dan mikro yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah. OJK Cirebon menilai, penguatan akses pembiayaan UMKM merupakan prasyarat penting bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Kepala Kantor OJK Cirebon, Agus Muntholib menyampaikanbahwa keterlibatan seluruh PUJK dalam satu forum bersamapemerintah daerah merupakan bentuk konkret pendekatankolaboratif yang diinisiasi OJK. “OJK mendorong KUR sebagaikebijakan afirmatif yang berpihak pada UMKM dan ekonomirakyat. Dengan menyatukan pemerintah daerah dan seluruhPUJK, pembiayaan UMKM diharapkan tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi terkoordinasi, tepat sasaran, dan berkelanjutan,”ujar Agus Muntholib di Pendopo Bupati Kuningan, kemarin(30/01/2026).
Menurutnya, keterlibatan seluruh PUJK dalam satu forum bersama pemerintah daerah menjadi kunci untuk memperluasjangkauan pembiayaan, sekaligus menjaga kualitas kredit agar UMKM tumbuh secara sehat dan berkelanjutan. Pendekatankolaboratif ini juga diharapkan mampu menjawab tantanganketerbatasan akses permodalan yang masih dihadapi sebagianpelaku usaha kecil di daerah.
Sementara itu Bupati Kuningan, Dr H Dian Rachmat Yanuar, M.Si menyambut baik langkah OJK Cirebon yang mendorongsinergi lintas sektor tersebut. “UMKM adalah tulang punggungekonomi rakyat Kuningan. Pemerintah daerah berkomitmenmendukung penguatan data UMKM, pendampingan usaha, dan kolaborasi dengan OJK serta pelaku jasa keuangan agar pembiayaan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,”kata Dian.
Ke depan, kata Dian, OJK Cirebon diharapkan terus memperkuatkoordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh PUJK melaluimonitoring dan evaluasi penyaluran KUR. Upaya ini diharapkanmampu menjadikan pembiayaan UMKM sebagai motor penggerak ekonomi daerah yang inklusif, sekaligus memperkuatketahanan ekonomi masyarakat di Kabupaten Kuningan khususnya.












