Untuk memastikan distribusi tepat sasaran, Kang Rey meminta keterlibatan aktif RT, RW, dan kepala desa dalam pendataan serta pengawasan bantuan. Menurutnya, akurasi data menjadi kunci agar logistik benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
Ia juga mengingatkan bahwa bencana banjir tidak hanya terjadi di Kabupaten Subang, tetapi juga di berbagai daerah di Indonesia. Karena itu, pemerintah daerah tidak dapat sepenuhnya mengandalkan bantuan dari pemerintah pusat, meskipun saat ini telah ada dukungan dapur umum dari Kementerian Sosial Republik Indonesia.
“Bencana hari ini bukan hanya di Subang, jadi bantuan dari pusat juga tidak maksimal,” jelasnya.
Di akhir kunjungan, Kang Rey menegaskan bahwa sebesar apa pun dana yang digelontorkan tidak akan mencukupi apabila distribusinya tidak dilakukan secara tertib dan tepat sasaran, terlebih ketidakpastian durasi bencana masih menjadi tantangan.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut jajaran pejabat Pemkab Subang, di antaranya Plh Sekretaris Daerah, Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Sosial, Kepala BPBD, Kepala BKPSDM, Kepala DPMPTSP, Kepala Satpol PP, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Permukiman dan Pertanahan, serta Sekretaris DPRD Kabupaten Subang. (**)












