Muhammadiyah Bicara Blockchain dan Kripto: Inovasi Tak Bisa Dihindari, Syariah Tetap Dijaga

Muhammadiyah Bicara Blockchain dan Kripto: Inovasi Tak Bisa Dihindari, Syariah Tetap Dijaga

Blockchain sebagai Evolusi Teknologi Pencatatan

Dalam paparannya, Dr. Noor Akhmad Setiawan menjelaskan bahwa blockchain pada hakikatnya adalah evolusi teknologi pencatatan (ledger) yang dirancang untuk menjamin kejujuran, transparansi, dan integritas data. Ia menekankan bahwa blockchain tidak identik dengan cryptocurrency semata.

“Kesalahpahaman yang sering terjadi adalah menganggap blockchain hanya soal Bitcoin atau alat bayar. Padahal, blockchain adalah teknologi pencatatan yang dapat diterapkan di banyak sektor: pendidikan, sertifikat tanah, rantai pasok, audit pemerintahan, hingga dokumentasi aset,” jelasnya.

Ia memaparkan bahwa blockchain bekerja dengan prinsip desentralisasi, di mana data tidak disimpan pada satu otoritas tunggal, melainkan disalin dan diverifikasi oleh banyak pihak secara setara. Dengan mekanisme kriptografi dan konsensus, perubahan data secara sepihak menjadi sangat sulit, mahal, dan mudah terdeteksi.

Menurut Noor Akhmad, pergeseran kepercayaan dari institusi menuju sistem ini justru sejalan dengan nilai-nilai maqashid syariah, khususnya dalam menjaga harta (hifz al-mal), kejujuran, dan keadilan. (**)

Laman: 1 2

Source: Muhammadiyah.or.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *