Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo yang akrab dipanggil Mas Pram, menegaskan bahwa dirinya telah meminta seluruh pejabat di lingkungan Pemprov hanya menyampaikan informasi yang berkaitan dengan tugas utama. “Kami ingin menjaga agar publik tetap merasa nyaman. Jadi tidak ada lagi pernyataan atau tindakan yang menimbulkan ketidaknyamanan,” katanya.
Ia juga menambahkan, menjaga Jakarta tidak bisa dilakukan hanya oleh pemerintah, tetapi perlu keterlibatan seluruh masyarakat. Pemprov DKI berencana menggelar rapat-rapat pembinaan bersama organisasi masyarakat, baik kepemudaan maupun keagamaan, agar komunikasi dan koordinasi berjalan optimal.
“Acara-acara keagamaan tetap kami izinkan untuk digelar. Intinya, menjaga Jakarta adalah tugas bersama antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.
Gubernur menutup pernyataannya dengan menegaskan komitmen bahwa seluruh arahan Mendagri akan dijalankan di lapangan.











