Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Ade Sukron, menyatakan komitmennya untuk mengawal berbagai aspirasi yang disampaikan, terutama dalam hal penguatan regulasi dan fungsi pengawasan.
Dari pihak mahasiswa, perwakilan Cipayung Plus sekaligus Ketua HMI Cabang Bekasi, Adil LM, mengapresiasi terselenggaranya dialog tersebut. Ia berharap pemerintah daerah dapat menindaklanjuti seluruh aspirasi secara konkret.
Mahasiswa juga mendorong adanya forum lanjutan yang lebih teknis agar pembahasan menjadi lebih fokus dan solutif, serta meminta DPRD turut mengawal seluruh tuntutan yang telah disampaikan.
Senada dengan itu, Ketua PMII Kabupaten Bekasi, M. Faisal Haq, menekankan pentingnya realisasi nyata dari slogan pembangunan daerah. Ia mengusulkan adanya pertemuan rutin setiap bulan sebagai bentuk pengawalan bersama antara mahasiswa dan pemerintah.
Aliansi Mahasiswa Cipayung Plus yang terdiri dari berbagai organisasi kemahasiswaan turut menyampaikan sejumlah tuntutan dalam dialog tersebut, meliputi isu kesehatan, ketenagakerjaan, pengelolaan BUMD, pencegahan korupsi, hingga penguatan peran DPRD.

Melalui dialog ini, diharapkan tercipta sinergi yang lebih kuat antara pemerintah daerah dan mahasiswa dalam mendorong pembangunan Kabupaten Bekasi yang lebih baik. (****)




