Dalam hasil pantauan di lapangan, ketinggian air tercatat berkisar antara 30 hingga 50 sentimeter. Genangan tersebut berasal dari luapan Sungai Cigadung, serta menjadi perhatian serius mengingat potensi luapan Sungai Cipunagara yang dapat memperparah kondisi banjir.
Kang Rey menegaskan, pemerintah daerah telah mengambil langkah konkret dengan mendirikan dapur umum di setiap desa terdampak untuk memastikan kebutuhan konsumsi warga tetap terpenuhi, mengingat aktivitas masyarakat terganggu akibat banjir.
Ia juga menyoroti kondisi tanggul Kali Cipunagara di wilayah Karangmulya yang dinilai sudah tidak layak. Kang Rey berharap Balai Besar Wilayah Sungai segera membangun Tembok Penahan Tanah (TPT) sebagai langkah pencegahan agar tanggul tidak jebol dan memicu banjir susulan.
Kepada warga terdampak, Kang Rey menyampaikan keprihatinannya serta meminta masyarakat tetap bersabar. Pemerintah Kabupaten Subang, lanjutnya, telah menugaskan aparat desa untuk menyalurkan bantuan logistik secara langsung ke warga melalui masing-masing RT.
Menutup kegiatan peninjauan, Kang Rey menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Subang untuk terus melakukan penanganan darurat maupun langkah jangka panjang guna menjamin keselamatan serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah Pantura Subang. (**)










