LF PBNU juga menyampaikan apresiasi kepada warga Nahdliyin atas partisipasi dalam rukyatulhilal serta mengimbau jajaran Lembaga Falakiyah PWNU dan PCNU di seluruh Indonesia untuk aktif menyosialisasikan penetapan awal Rajab ini kepada warga Nahdlatul Ulama.
Sebagai informasi, data hisab menunjukkan posisi hilal akhir Jumadal Akhirah 1447 H memiliki ketinggian sekitar 3 derajat dengan elongasi lebih dari 6 derajat, sementara ijtimak terjadi pada Sabtu, 20 Desember 2025 pukul 08.42 WIB. Perhitungan dilakukan di markaz Jakarta, tepatnya di Gedung PBNU Kramat Raya, menggunakan metode falak (hisab) tahqiqi tadqiki ashri kontemporer khas NU.
Ketinggian hilal terendah tercatat di Jayapura, Papua, sedangkan ketinggian tertinggi berada di Kota Bengkulu. Meski demikian, seluruh parameter tersebut belum memenuhi kriteria terlihatnya hilal, sehingga penetapan awal Rajab dilakukan melalui istikmal. (**)






