Amal juga membantah tudingan bahwa dirinya sengaja meludahi wajah kasir. Ia mengklaim ludah tersebut mengenai pakaian, bukan wajah korban, dan menyebut kejadian itu sebagai reaksi spontan karena merasa diperlakukan tidak sopan.
Versi Kasir Swalayan
Sementara itu, kasir berinisial N menyampaikan bahwa kejadian terjadi saat dirinya masih melayani pelanggan lain. Ia melihat Amal tampak gelisah dan mencoba masuk ke antrean.
Menurut N, Amal berada di barisan belakang, namun kemudian menerobos dua pelanggan di depannya. Kasir menegur Amal dan memintanya untuk mengikuti antrean dari belakang sesuai prosedur.
Teguran tersebut justru memicu kemarahan Amal. Ia disebut melempar keranjang belanja dan melontarkan kata-kata kasar. Kasir mengaku berusaha menjelaskan situasi dan memilih mengalah demi mencegah keributan, namun belum sempat menyelesaikan penjelasan, ia justru diludahi.
Insiden ini kemudian berujung pada respons institusi, di mana pihak Universitas Islam Makassar menggelar konferensi pers terkait tindakan oknum dosen tersebut. (**)






