“Bagi kami, audit ini adalah bentuk tanggung jawab kepada masyarakat dan para pemangku kepentingan. Kami ingin memastikan seluruh proses, baik keuangan maupun pelaksanaan program, dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka,” katanya.
Eri juga memandang audit sebagai momentum evaluasi untuk memperkuat kualitas program ke depan, khususnya dalam meningkatkan efektivitas layanan kepada masyarakat.
Selain itu, ia menilai bahwa keterlibatan seluruh tim dalam proses audit, mulai dari penyediaan data hingga evaluasi, menunjukkan komitmen bersama dalam membangun tata kelola yang lebih baik.
Sementara itu, kegiatan audit juga diikuti oleh tim internal, termasuk Koordinator Program SSR PKBI Cabang Subang, Isman Sidik, serta tim monitoring dan keuangan. Proses audit mencakup berbagai aspek, mulai dari kelembagaan, pengelolaan keuangan, hingga sistem monitoring dan evaluasi program.
Melalui audit ini, Eri berharap PKBI Cabang Subang dapat terus meningkatkan kualitas program pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga dalam menjalankan program secara berkelanjutan. (**)












