Ia menambahkan bahwa Politeknik Negeri Subang memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar mampu menjawab kebutuhan dunia industri. Karena itu, kolaborasi antara Polsub dan Pemerintah Daerah menjadi penting dalam mewujudkan pengembangan SDM berbasis pentahelix—sinergi antara pemerintah, akademisi, industri, masyarakat, dan media.
“Kami ingin membangun kolaborasi pentahelix untuk memperkuat pengembangan SDM dalam menyambut era industrialisasi Subang,” jelas Wiwiek.
Menanggapi hal tersebut, Kang Asep memberikan apresiasi atas inisiatif Polsub. Menurutnya, kegiatan Job Fair Career Expo 2025 sejalan dengan visi pembangunan daerah menuju Subang yang unggul, kompetitif, dan religius.
“Kebutuhan industri terhadap tenaga terampil semakin tinggi. Job fair ini bukan sekadar mempertemukan pencari kerja dan perusahaan, tetapi juga menjadi sarana menyiapkan generasi muda Subang agar siap bersaing di dunia kerja dan usaha,” ungkapnya.
Kang Asep juga menyambut positif rangkaian kegiatan pendukung seperti Bazar UMKM, Talkshow, dan Focus Group Discussion (FGD) terkait peningkatan kapasitas SDM di kawasan Rebana. Ia menegaskan bahwa sinergi antara Pemerintah Daerah, Polsub, dan dunia industri akan menjadi kekuatan penting dalam mendorong kemajuan ekonomi Subang.
“Sinergi antara Polsub, industri, dan pemerintah ini akan menjadi kekuatan besar bagi kemajuan Subang,” pungkasnya. (**)












