Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Ia menilai program tersebut tidak hanya membantu memperlancar arus mudik, tetapi juga memberikan perhatian kepada para pelaku transportasi tradisional.
Di sisi lain, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyatakan bahwa Kabupaten Garut telah siap menghadapi lonjakan pemudik. Pemerintah daerah bersama jajaran kepolisian dan instansi terkait telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari perbaikan infrastruktur jalan hingga kesiapan layanan kesehatan.
Ia memastikan jalur utama maupun alternatif sudah dapat dilalui dengan aman setelah dilakukan perbaikan pada sejumlah titik jalan yang sebelumnya rusak. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan pos terpadu di beberapa lokasi strategis, yakni Pamengpeuk, Cisewu, Garut Kota, dan Malangbong.
Bupati Garut juga menilai momentum mudik Lebaran dapat menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat. Menurutnya, kesan positif para pemudik terhadap kondisi Garut diharapkan dapat mendorong mereka kembali berkunjung bersama keluarga maupun kerabat di masa mendatang.
Untuk mendukung kelancaran arus mudik tahun 2026, sejumlah instansi juga telah menyiapkan berbagai fasilitas. Dinas PUPR menyelesaikan perbaikan jalan berlubang di jalur utama dan alternatif, Dinas Perhubungan memasang serta memelihara lampu penerangan jalan, Dinas Kesehatan menyiagakan puskesmas selama 24 jam di sepanjang jalur mudik, serta penyediaan rest area dan penguatan kebersihan fasilitas umum di berbagai titik. (****)








