Jabar Catat Penurunan Stunting, Subang Masuk 4 Terendah

Meski masuk kategori terendah, Subang tetap berkomitmen menekan angka stunting hingga 5 persen.

BANDUNG.pesanjabar.com  – Rapat Evaluasi Penanganan Stunting yang berlangsung di Aula Rapih Repeh, Gedung Sate, Kota Bandung, pada Selasa (7/4). Kegiatan ini menjadi forum koordinasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam memperkuat upaya penurunan stunting.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, dr. R. Vini Adiani Dewi, menjelaskan bahwa rapat tersebut bertujuan untuk memetakan kondisi serta potensi penanganan stunting di masing-masing daerah. Melalui forum ini, pemerintah dapat mengidentifikasi permasalahan gizi sekaligus mengoptimalkan kekuatan yang dimiliki setiap wilayah.

Ia juga mengungkapkan bahwa angka prevalensi stunting di Jawa Barat pada tahun 2024 mengalami penurunan signifikan menjadi 15,9 persen, dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 21,7 persen. Capaian ini menempatkan Jawa Barat sebagai provinsi dengan kinerja terbaik dalam penanganan stunting pada tahun tersebut.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (P3S) Provinsi Jawa Barat, menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala daerah yang hadir sebagai bentuk komitmen bersama dalam menangani stunting.

Menurutnya, keberhasilan Jawa Barat dalam menurunkan angka stunting merupakan hasil kerja kolektif seluruh pemerintah daerah, bukan hanya upaya pemerintah provinsi semata. Ia pun mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat semua pihak lengah, melainkan terus meningkatkan kinerja guna mencapai target yang lebih tinggi.

Laman: 1 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *