“Dengan menyumbangkan segelas beras, kita tidak sekadar memberi makanan, tapi juga kepedulian. Harapannya, gerakan ini bisa menginspirasi desa atau kecamatan lain untuk melakukan hal serupa,” ucap Aryani.
Mekanisme partisipasinya dibuat sederhana. Warga cukup menyumbangkan minimal satu gelas beras setiap bulan, yang dikumpulkan pada tanggal 5 atau pekan pertama di Balai RW, kantor kelurahan, atau posko yang ditunjuk. Beras yang terkumpul kemudian disalurkan secara langsung kepada lansia yang membutuhkan dengan prinsip terbuka dan transparan.
Aryani berharap, langkah kecil ini dapat terus berkelanjutan dan membawa dampak besar bagi kesejahteraan lansia di Kabupaten Bekasi.
“Dari satu gelas kebaikan, semoga tumbuh gunung kepedulian bagi para lansia yang membutuhkan,” tutupnya. (****)






