Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Subang, Ny. Ega Anjani Reynaldy, menyampaikan bahwa peringatan HKG PKK menjadi momentum untuk memperkuat peran kader sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Menurut Ega, keberadaan jaringan kader PKK hingga tingkat keluarga menjadi modal penting dalam membantu menyampaikan dan mengimplementasikan program pemerintah secara lebih luas.
Ia menekankan pentingnya memperkuat semangat gotong royong, kebersamaan, pemberdayaan, serta kemandirian keluarga.
Dalam mendukung pelaksanaan Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045, TP PKK Kabupaten Subang turut mendorong sejumlah program yang berkaitan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, kesehatan dan gizi keluarga, pencegahan stunting, pendidikan dan keterampilan, pemberdayaan ekonomi keluarga dan UMKM, ketahanan pangan, perlindungan perempuan dan anak, kepedulian lingkungan, serta penguatan karakter dan ketahanan keluarga.
Rangkaian kegiatan HKG PKK ke-54 juga diisi dengan talkshow edukasi mengenai belanja bijak, perluasan digitalisasi pembayaran dan mitigasinya, serta kampanye Cinta, Bangga dan Paham Rupiah.
Talkshow tersebut menghadirkan narasumber dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, dan Ikatan Psikolog Klinis (IPK).
Selain kegiatan edukasi, acara juga diisi dengan penyerahan Piagam Adhi Bakti Utama sebagai bentuk penghargaan kepada pengurus PKK yang telah mengabdikan diri selama lebih dari 20 tahun.
Rangkaian HKG PKK ke-54 kemudian dilanjutkan dengan pemberian apresiasi terhadap pilot project Gerakan Keluarga Indonesia dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pengelolaan Ekonomi (GELARI PELANGI) Tahun 2025.
Peringatan HKG PKK ke-54 tingkat Jawa Barat tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat konsolidasi gerakan PKK sekaligus mendorong kontribusi kader dalam pemberdayaan keluarga dan masyarakat. (****)
